Jumat, 04 November 2011

Tidur Siang Tingkatkan Kekuatan Otak

Apakah anda sering merasa mengantuk dan lemas setelah makan siang ? Bila demikian,cobalah untuk tidur siang walau hanya sejenak.Tidur siang sejenak sangat bagus karena dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan resiko serangan jantung.Peneliti menemukan tidur siang dalam waktu yang cukup lama juga memungkinkan bank memori di otak anda melakukan penyimpanan dan otak menjadi bersih dan siap untuk belajar pada setengah hari lagi.
Profesor psikologi Matthew Walker dariUniversity of California di Berkeley dan kawan-kawannya meneliti 30 orang dewasa muda.Para responden diminta untuk melakukan berbagai tugas belajar yang menantang dan menguji mereka pada siang hari.Pada pukul 2 siang,peneliti membagi responden menjadi dua kelompok.Separuh dari mereka diminta untuk tidur siang sekitar 90 menit,sementara sisannya tetap terjaga.Pada pukul 6 sore,kedua kelompok kembali untuk mengerjakan tugas belajar dan diuji kembali.Kelompok yang tidur siang terbukti lebih siap dalam belajar dan mampu mengerjakan tes dengan hasil 10 persen lebih baik ketimbang hasil tes mereka sebelumnya.
Sedangkan kelompok yang tidak tidur siang justru mengalami penurunan 10 persen dalam hasil tes.Sekalipun tidak semua orang tidur siang dengan rentang waktu yang sama,mereka yang tidur memasuki tahap dua gerakan mata tidak-cepat justru memiliki penguatan performa terbesar.Hasil penelitian ini diungkapkan dalm pertemuan tahunan American Associaton For The Advancement Of Science di San Diego.
Tingkatkan Daya Ingatan
          Cara terbaik untuk mengingat suatu hal penting adalah dengan mengingatnya saat anda tertidur.Peneliti di Jerman menunjukkan sel-sel otak selama tidur justru lebih baik ketimbang saat tubuh terjaga ketika kita mencoba mengubah ingatan terkini.Hasil studi yang dipublikasikan di Nature Neuroscience menujukkan tentang wawasan baru atas proses yang sangat kompleks yang kita simpan dan memulihkan kembali informasi yang sudah ada atau dipelajari.
          Dalam penelitian itu,Bjorn Rasch dari University of Lubeck dan tiga temanna meminta 24 relawan untuk mengingat 15 pasang kartu bergambar hewan-hewwan dan benda-benda sehari-hari.Selama latihan,mereka terpapar bau yang kurang menyenangkan.Empat pluh menit kemudian,separuh responden yang tetap terjaga diminta untuk belajar pola kedua kartu-kartu yang agak berbeda.sebelum dimulai,mereka kembali terpapar bau yang sama.Bau ini dirancang untuk memicu ingatan mereka akan latihan yang pertama.Sementara 12 responden yang lain mengerjakan latihan yang kedua setelah mereka mendapat kesempatan untuk tidur sejenak.Mereka terpapar bau menyengat selama proses tidur yang disebut tidur gelombang lambat.
          Kedua kelompok kemudian diuji untuk melakukan tugas awal.Hasilnya sangat mengejutkan.Kelompok yang telah tidur sejenak mampu mengingat rata-rata 85 persen pola kartu bergambar,dibandingkan dengan 60 persen pada kelompok yang terjaga.Selama tidur sebentar sekitar 40 menit,sejumlah ingatan telah diunduh dan disimpan di tempat dimana ingatan-ingatan itu tidak akan lagi diganggu oleh informasi baru yang disandi di dalam bagian otak yang disebut hipokampus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar